| Senin, 29 Juni 2009 |
| Lomba Essay Tentang Jepang |
Rapat Lomba Essay di Japan Foundation participant. Didi Diarsa,Afdal Marda,Ayumi Hashimoto dan Dipo Siahaan
Kappija DKI Jakarta mendapat kesempatan yang berharga bekerjasama dengan Japan Foundation Indonesia dan JICA Indonesia,menyelenggarakan lomba penulisan essay "epang dimata orang Indonesia" semoga sinergi ini bisa membuat tali persahabatan semakin erat.
salam |
posted by Unknown @ 16.58  |
|
|
|
|
| Kappija DKI Goes to Bandung |




 Kappija DKI Goes to Bandung PO. Daru
Dear Participants,
Banyak terima kasih untuk teman-teman Kappija DKI & Jabar yang sudah ikut membantu, berpartisipasi dan mendukung penuh, kegiatan 'goes to Bandung' yang lalu... Mohon maaf apabila terjadi ketidak nyamanan, selama dalam perjalanan maupun selama di Bandung..
special note Ucapan terima kasih secara khusus buat : 1. Keluarga Mas Al Arief untuk dukungannya. .. (jangan bosen2 ya, mas...) 2. Mba Intan dari Kappija Jabar untuk rela di 'ganggu' lewat telp, selama 2mgg ini.. 3. Mas Didi untuk petunjuk2 nya.. 4. Afdal & TJ untuk idea and feedback nya... 5. Mba Asih & Rerie untuk semua nya... love you, girls.. 6. Mba Shinta untuk door prizes nya yaa... laen kali lebih banyak ya, mba... 7. Tim hore-hore selama di bus... ..jd b'fikir utk jln2 lg yg lbh jauh.. =P
Sampai jumpa di kegiatan berikut nya...
Thanks & Regards, Daru
Dear Daru dan teman2 Pengda DKI, Selamat atas penyelenggaraan KAPPIJA-21 DKI GOES TO BANDUNG yang sukses. Maaf tidak bisa hadir di BBQ Cibubur, kita tunggu aja ceritanya nanti. Salam, Arief
Buat semua yang terlibat dalam acara "gOEs tO baNDung" aku cuma bisa ngucapin....."gOOd jOb...GooD joB...gOoD JoB....., TwO tHumBs fOr yOu alL... !!!!
Best Ever, Chandra Rudy.
Thanks buat panitia "goes to bdg", dan semua teman2 yg lain, ternyata luar biasa asyik acara jalan2 ke bandung kemarin. Buat Mas Arief & Kel Many Thanks jauh2 dari Amrik bisa gabung terus tiap acara kappija, Buat Mbak Daru dan Idir many thanks photo2nya luar biasa. Mas Afdal & Rerie & Asih thanks juga yg gak bosen2 ngajak ikutan tiap acara kappija, Mbak TJ & Ika juga thanks dengan banyolan2 segarnya selama dalam perjalanan yg bisa ngocok perut teman2 dan hebatnya banyolan dgn 6 bahasa cooi (Bhs Indo, Malay, India, Thai, Sunda, Aceh)fasih abeees he he he. Dan juga teman2 dari Bdg (Intan Cs) thanks banget. Sukses selalu, semoga acara berikut akan lebih menarik. Salam, Ubit
Terimakasih juga untuk Daru dan Mbak Asih yang telah bersusah payah menyiapkan segalanya ( dari mulai keripik, coklat, kacang , permen , tissue, tahu, lemper dan berbagai macam dooprize yang aduhaiiiii sampe ke kue ulang tahun gue...coba.. .) dan menyediakan waktu untuk kelancaran acara ini. Untuk semuanya mudah - mudahan kita bisa mengadakan acara jalan - jalan dan seperti yang Daru bilang kota yang di tuju akan lebih jauh lagi. Saya yakin Insya Allah, ngga ada yang kecewa dengan acara kemarin kecuali yang ngga ikut hehehehe... Ayo dong kita bikin lagi , bulan depan kita jalan - jalan ke mana ya? Regards. Rerie
iya... udah bangun jam 5, jam 6 kurang berangkat dari rumah..niatan mau tidur di bis...akhirnya gak ada yg tidur kekekekekkk...baru mau tidur udah digangguin lagi...mata dah sepet abis..tapi hati pengennya ngoceh2 (hehehehehe)...berniat mau tidur pas pulang ....hasilnyaaa...yaaahhh kalian tau lah...teuteuuuppp pada ngobrol and ngakak2...yo wes..tewas ampe jam 9 pagi :)))) i have found kappija soul again after lost for many years....caiiyoooo.... next event kita "lanjutkan" ya sesuai diskusi di bis :)))
Ika |
posted by Unknown @ 16.51  |
|
|
|
|
| Audiensi ke Japan Foundation Indonesia |
RELEASE OF COURTESY CALL WITH JAPAN FOUNDATION INDONESIA
Mulailah melakukan sesuatu dari yang kecil dan sederhana, maka yang besar akan datang kemudiannya…
Berbekal kata-kata bijak di atas, maka dengan langkah ringan kami berempat melanjutkan perjalanan hari Selasa 7 April 2009 ini ke Japan Foundation Indonesia (JF) yang berkantor di wilayah Jalan Sudirman. Meskipun jaraknya cukup dekat dari lokasi kami berada sebelumnya di bilangan Senayan, akan tetapi mengingat Jakarta akhir-akhir ini sangat padat alias macet, kami pun berhasil mencapai Kantor Japan Foundation di Lt.3 Gd. Summitmas I dengan daya tempuh lebih dari 15 menit. Kappija DKI Jakarta yang pada hari ini memiliki agenda tambahan untuk bertemu dengan Ibu Diana (Cultural Section JF) membawa serangkaian rencana kegiatan Kappija21 DKI Jakarta 2009 dan juga sekelumit cerita siapa dan apa Kappija-21 DKI Jakarta. Sehingga gaung keberadaan Kappija-21 DKI Jakarta pun dapat terdengar lebih luas lagi. Adalah sambutan yang di luar dugaan, bahwa kami diterima oleh Assistant Director JF (Ms. Hashimoto Ayumi), sehingga Kappija-21 DKI Jakarta yang digawangi oleh Didi Diarsa, Esti Utami, Chandra Rudyanto dan Eva Dewiyanti pun dapat bertukar informasi dan berbagi sudut pandang tentang kegiatan-kegiatan dari kedua organisasi yang sedang menjajaki kemungkinan bekerja sama di masa datang ini. Pintu tawaran untuk menggunakan hall JF pun terbuka bagi Kappija-21 DKI Jakarta di mada depan. Meskipun Kappija-21 DKI Jakarta yang sekarang berkantor di d’cafe(s) Jakarta alias berpindah dari satu resto ke resto lainnya, paling tidak memiliki tempat yang dapat dijadikan ”markas” untuk beraktivitas ke depannya. Semoga jalinan ini akan terus semakin kuat dan dapat menjembatani kita semua untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. |
posted by Unknown @ 16.34  |
|
|
|
|
| COURTESY CALL WITH JICA |

 RELEASE OF COURTESY CALL WITH JICA PO. Esti
Setelah melewati proses yang cukup panjang dan beberapa kali diskusi via telpon dengan Ibu Dinur, akhirnya perjalanan Kappija-21 DKI Jakarta menuju gedung JICA Jakarta Office di bilangan Senayan pun dapat terwujud, pada Selasa 7 April 2009 pukul 14.30. WIB. Menunggu sekitar 13 menit tidak ada artinya dibandingkan dengan pertemuan kami berlima (Didi/Ketua DKI, Ika/ Pjs Sekretaris, Esti/Bendahara, Chandra/Humas DKI dan Eva/PO Jalan Sehat) yang diterima di ruang meeting besar JICA Office oleh Trio JICA Officer :Mr. Nakazawa, Ibu Dinur dan Ibu Angel. Pertemuan yang berlangsung cukup padat ini... penuh dengan keakraban dan diskusi yang memuaskan. Di awali dengan perkenalan personel Kappija-21 DKI yang hadir saat itu dan disusul oleh perkenalan dari JICA officer sendiri dan dilanjutkan dengan ”sharing” tentang kegiatan-kegiatan Kappija-21 DKI Jakarta, baik yang sudah terlaksana sejak kepengurusan terbetuk 1 bulan yang lalu maupun berbagai kegiatan yang akan datang. Mr. Nakazawa sangat terkesan dengan kegiatan-kegiatan Kappija-21 DKI Jakarta yang dilakukan secara sukarela (voluntarily), terkoordinir dan mandiri. Bahkan Ibu Dinur menyampaikan akan membawa rencana kegiatan Kappija-21 DKI Jakarta ke JICA Tokyo yang diharapkan mereka dapat memberikan kontribusi maksimal kepada Kappija-21 DKI Jakarta di masa depan. Semoga. Amien. Sepanjang pertemuan ini, Mr. Nakazawa tampak menyimak dengan penuh perhatian dan membaca dengan teliti paparan kegiatan Kappija-DKI Jakarta yang ada di tangannya serta memberikan respon yang sangat positif. JICA sangat mengharapkan, bahwa hidupnya kembali Kappija-21 DKI Jakarta dengan semangat yang membara dapat memotivasi dan meng-encourage pengurus daerah- (DPD) lainnya untuk melakukan hal yang sama. Ini bukan tugas yang ringan, tapi itu semua cukup visible and applicable.
Melihat fakta tersebut menjadikan kami semua yang hadir merasa, bahwa DPD DKI Jakarta harus dapat memainkan perannya sebagai Role Model bagi DPD lain di Indonesia agar lebih aktif dan dapat memberikan sumbangsih nyata dalam bentuk kegiatan yang real dan valuable kepada masyarakat luas. Akhir kata.... Mari kita buktikan kepada semua, terutama kepada diri kita masing-masing, bahwa kita dapat berbuat sesuatu yang bermakna . Jangan dilihat dari besarnya kegiatan yang dapat kita lakukan, tetapi dari seberapa besar NILAI yang dapat kita ciptakan. BRAVO KAPPIJA-21 JAKARTA....!!! |
posted by Unknown @ 16.22  |
|
|
|
|
| Tour De'Palace |

TOUR de PALACE KAPPIJA-21 DPD DKI JAKARTA
PO.Maisika
”Tak kenal maka tak sayang”
Pagi baru saja menggeliat di Jakarta, tapi matahari sudah mulai tunjukkan kegarangannya pagi itu. Jarak istana terasa sangat akrab akan tetapi menjadi begitu jauh ketika memasuki antrian untuk mendapatkan giliran rombongan memasuki ”dunia lain” dari Istana Merdeka Jakarta. Diawali dengan mendaftar ulang temen-temen Kappija-21 yang sudah hadir di Lobby Sayap Barat Komplek Sekretariat Negara RI, antusiasme dan semangat yang tinggi (karena penasaran sebenarnya) sangat kental pagi ini, dilanjut dengan mengumpulkan semua KTP peserta dewasa. Dengan dukungan penuh Sahabat Kappija-21 DKI Jakarta Dwi Mardiyanto yang juga staff KTLN Sekretariat Negara, Rombongan Kappija-21 DKI Jakarta pun mendapat urutan teratas rombongan yang memasuki Istana Negara. Proses administrasi ditutup dengan penitipan semua bawaan peserta di locker penitipan yang tersedia. Prosesi Tour de Palace pun mulai dengan security check yang termasuk di dalamnya attire check. Dan benar adanya.. jangan pernah coba-coba mengenakan jeans, t-shirt apalagi sandal di acara ini. Pasti ditolak untuk masuk. Setelah menunggu kursi di dalam Aula Sayap Barat penuh, akhirnya film dokumenter yang menjelaskan sejarah dan semua bagian dari bangunan istana pun di putar sebagai pembuka rangkaian Tour de Palace Pagi ini. Ternyata, tidak semua Presiden negeri ini tinggal di istana ini lho... dan ternyata dulunya bangunan ”keramat” itu hanyalah bangunan biasa rumah Residen Belanda Jakarta. Film dokumenter yang disuguhkan sangat padat informasi dan benar-benar menjadikan setiap yang menyaksikannya merasa semakin dekat dengan rumah rakyat ini. Akan tetapi sayang beribu sayang, cara penyajian film ini sangat sederhana, hanya menggunakan layar presentasi dan in-focus biasa, sehingga kesan yang muncul sangat seadanya. Indonesia banget deh !!! Setelah melewati jalanan beraspal di sebelah masjid ”Baiturrakhman” Istana Merdeka kami pun sampai di bagian depan Istana Merdeka, disambut oleh petugas pengambilan foto rombongan di tangga depan Istana Merdeka. Matahari pagi semakin menyengat kulit kepala. Begitu selesai dengan tangga depan yang berjumlah 17 rombongan memasuki lobby utama gedung yang biasanya digunakan sebagai ruang penerimaan tamu-tamu negara. Sejurus mata memandang kesan yang muncul adalah kemegahan bangunan peninggalan Belanda yang terawat dengan sangat baik. Masih di bagian gedung yang sama, di bagian kanan bangunan terdapat ruangan dengan sofa cantik berwarna gading yang merupakan ruang tamu bagi tamu-tamu ibu negara sedangkan di seberangnya adalah ruangan yang penuh dengan ukiran Jepara sehingga lebih dikenal sebagai Ruang Jepara (seluruh ruangan dihiasi dengan ukiran jati khas Jepara yang sangat indah) yang diperuntukkan bagi tamu-tamu negara. Melewati pintu ke dua kami memasuki ruang tengah yang sangat megah di hiasi oleh dua buah lampu kristal seberat 500kg. Ruangan ini menjadi ruangan yang sangat istimewa, karena di ruangan inilah banyak peristiwa penting kenegaraan terjadi. Dari mulai kegiatan rutin tahunan berupa pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka), pelantikan para menteri di negeri ini hingga peristiwa momental sepanjang sejarah bangsa yaitu penyerahan kekuasaan oleh Presiden Soeharto dan sumpah Presiden Habibie pada tahun 1998. Ruangan utama ini menjadi saksi bisu sejarah keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sesaat kita bisa menikmati indahnya ruangan utama Istana Merdeka yang penuh dengan lukisan-lukisan dan ukiran maestro Indonesia serta guci-guci yang bernilai sejarah tinggi. Tidak hanya ruang utama yang terdapat di bagian belakang bangunan Istana Merdeka ini, ada beberapa ruangan juga terdapat di bagian ini. Di sayap kanan ruangan tengah ini nampak berjajar 3 buah ruangan yang merupakan ruangan tidur utama Presiden Soekarno dan ruangan tidur putra-putri presiden. Sedangkan di bagian kirinya berjajar juga 3 buah ruangan yang saat ini digunakan berturut-turut sebagai ruangan kerja Presiden SBY, ruangan keluarga presiden dan pantry istana. Bangunan utama ini diakhiri dengan patung akar kayu jati yang sangat mempesona karya pematung terkenal Pulau Dewata di ujung atas tangga belakang. Dan sebelum meninggalkan ruangan bersejarah ini di ujung pintu keluar terpajang lukisan besar mahakarya pelukis Abdullah yang menggambarkan dua orang dewi dari khayangan mengucapkan selamat tinggal kepada siapa saja yang melewatinya. Selepas dari bangunan utama istana, rombongan memasuki halaman dalam istana dimana ditengah-tengah taman berdiri gazebo anggun yang pada zamannya diperuntukkan bagi grup musik yang bermain di acara-acara pesta cocktail istana. Hal menarik dari bangunan mungil ini adalah adanya patung kayu Pendekar China yang telah berusia 300th. Di bagian belakang istana ini juga terdapat 1 bangunan tambahan di sayap kanan taman yang pada zaman Presiden Soeharto diperuntukkan sebagai ruang lukisan dan patung koleksi Presiden. Dan sekarang dialihfungsikan sebagai kantor sekretariat kepresidenan. Di mana di dalamnya terdapat confrence press room dan confrence room. Beralih di bagian ujung halaman dalam istana adalah bangunan penting kedua dari bagian istana yang merupakan tempat tinggal keluarga presiden atau lebih dikenal sebagai Istana Negara. Di sinilah kehidupan pribadi Presiden Republik Indonesia berjalan dengan apa adanya. Akan tetapi kami tidak bisa memasuki bangunan ini karena memang ini adalah wilayah private keluarga istana. Bangunan utama Istana Merdeka dihubungkan oleh selasar yang sangat panjang membentang sepanjang taman di bagian kiri bangunan yang penuh dengan foto-foto yang menggambarkan aktifitas pembangunan bangsa dan sejumlah peristiwa penting kenegaraan dengan Istana Negara di bagian belakangnya. Selain selasar panjang, di sayap kiri taman istana ini juga terdapat bangunan yang tidak kalah artistik dan megah yang lebih dikenal sebagai Bina Graha. Di mana pada jaman pemerintahan Presiden Soeharto bangunan ini merupakan pusat pemerintahan, karena roda pemerintahan dikendalikan dari balik dinding bangunan ini. Dan saat ini gedung ini pun menjadi pusat pemerintahan. Dari bangunan inilah segala aktifitas kenegaraan diawali dan nasib rakyat ditentukan. Perjalanan rombongan di akhiri dengan menaiki bis istana yang cukup sejuk mengantar rombongan kembali ke tempat awal di bagian pendaftaran. Setelah mengabil kembali KTP, barang-barang yang dititipkan dan hasil foto bersama di tangga depan istana perjalanan Tour de Palace pun usai sudah. Satu hal yang tidak pernah kami bayangkan adalah bahwa rombongan mendapatkan souvenir dari Istana. Dan peserta pun tak mau kalah juga bertandang ke toko souvenir dan memborong souvenir istana yang limited edition dan cukup murah harganya. Akhirnya perjalanan 60 menit Tour de Palace Istana Merdeka pun berakhir dengan kesan yang sangat mendalam dan kepuasan yang tak bisa dibayangkan dnegan kata-kata. Kesan yang mendalam dan kekaguman akan bangunan ”keramat” bangsa ini akan terus terpatri di benak setiap orang. Akan tetapi kesan yang lebih mendalam dan bernilai di atas segalanya adalah suasana kekeluargaan dan makna persahabatan yang dibawa oleh setiap orang menjadi oleh-oleh terindah sepanjang masa. Sampai jumpa di Tour de Palace session 2. |
posted by Unknown @ 16.16  |
|
|
|
|
| Donor Darah Kappija DKI |


 DOROH DARAH RELEASE PO. Dr Verry
Ada yang beda di PMI DKI Jakarta Jl. Kramat Raya 47 Salemba-Jakarta Pusat, Sabtu pagi 21 Maret ini. Dari pukul 10 pagi teman-teman Kappija-Jakarta berdatangan satu demi satu untuk berbagi dengan mendonorkan darah yang mungkin bagi sebagian besar teman-teman yang datang adalah pengalaman pertama. Meski dengan wajah sedikit pucat, cemas, takut dan jantung yang bergedup lebih cepat dibanding yang seharusnya, tidak membuat langkah teman-teman Kappija-Jakarta surut. Semangat untuk berbagi lebih besar dibandingkan rasa takut dan cemas yang menggayut di dada. Dan yang semakin membuat suasana kian hangat adalah ikut sertanya istri, suami dan anak-anak tercinta. Sepertinya sudah menjadi trend Kappija-Jakarta bahwa setiap kegiatan selalu melibatkan family dan orang-orang terdekat. Sehingga aura persahabatan terasa tidak hanya diantara sesama alumni tetapi juga keluarga besarnya.
Dari sekitar 17 orang anggota yang bisa hadir (keluarga tidak dihitung) 11 orang diantaranya telah mendonorkan darahnya. Mungkin masih dalam angka yang kecil dibandingkan dengan anggota Kappija yang begitu banyak. Tapi kami yakin bahwa angka yang besar dapat terwujud karena dimulai dari angka yang kecil. Dengan semangat inilah maka kegiatan ini akan terus dilanjutkan menjadi kegiatan reguler yang akan diadakan setiap tiga bulan sekali sesuai dengan siklus donor darah itu sendiri. Alasan lainnya adalah bertujuan untuk memberi semangat teman-teman yang masih memiliki rasa enggan kalau harus berdonor sendirian. Selain juga memotivasi teman-teman yang memiliki rasa was-was, takut dan perasaan-perasaan sejenisnya karena baru pertama kali atau bahkan belum pernah sama sekali berdonor. Nah, untuk sahabat Kappija yang belum bergabung kali ini atau yang belum diterima donornya karena satu dan lain alasan kita akan bertemu lagi dalam tiga bulan ke depan ya... jadi tidak perlu khawatir...
Kegiatan pertama Kappija-Jakarta telah berlangsung dengan sukses. Dibalik kesuksesan acara ini pasti ada orang-orang yang mendukung di belakangnya. Sekali lagi terima kasih untuk Verry atas ide kreatifnya, Ita atas usaha konfirmasinya ke PMI sehingga sambutan yang diberikan PMI kepada Kappija sangat apresiatif dan hangat. Tak lupa juga Chandra atas usaha kerasnya menghubungi teman-teman sehingga muncul lagi satu teman lama Pak Yudhi di tengah-tengah kita. Dan ditengah tugas luar kotanya Andre telah mengkontribusikan very nice flyer, yang menjadikan kegiatan donor darah ini lebih excellence. Tak ketinggalan juga teman-teman yang telah beramai-ramai datang, ditengah akhir pekannya. Keep the spirit up ya........!!!!!
Untuk kegiatan Kappija-Jakarta selanjutnya adalah : 1. Wisata Istana Yakinlah bahwa dari sekian ratus juta penduduk Indonesia hanya sebagian kecil saja yang telah dari dekat bisa masuk dan menikmati bangunan ”keramat” di negeri ini. Sebagian besarnya hanya bisa melewatinya dari jarak yang sangat jauh dan sebagian besar lainnya bahkan belum pernah sama sekali lewat di depan atau belakangnya bahkan melihatnya pun hanya dari televisi atau media massa. Untuk itu tidak ada salahnya kita memanfaatkan event ”wisata istana/open house” yang dilaksanakan oleh bagian kerumahtanggan istana negara setiap hari Sabtu dan Minggu. Selain kita yang sudah dewasa bisa memiliki eksperience ada di dalam istana sekaligus juga memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada anak-anak kita untuk bisa memiliki pengalaman yang luar biasa dan memupuk rasa cinta tanah air dan bangsa.
2. Melongok dari dekat indahnya Ujung Kulon Badak, kura-kura, kampung nelayan, indahnya sun rise dan temaramnya suasana sun set adalah keindahan alam yang luar biasa yang ditawarkan oleh Ujung Kulon. Kenapa tidak kita meluangkan waktu dengan orang-orang terdekat kita dan sahabat-sahabat Kappija-21 untuk menikmatinya Keramahtamahan dan keseharian masyarakat Ujung Kulon dapat kita alami bersama, yang tentunya dengan keunikan kulinernya. Selain itu, kita juga bisa ambil bagian dalam mendukung program pemberdayaan masyrakat lokal di sana. Jadi sambil bersenang-senang sekaligus beramal. Asyik kan.. jangan sampai ketinggalan ya...
3. Jalan Sehat Insana in cor pore sano. Berbekal semangat inilah kita akan mengadakan kegiatan jalan sehat, agar secara ragawi setiap insan Kappija memiliki kualitas kesehatan yang prima dan ditengah-tengahnya kita juga bisa semakin memupuk semangat dan rasa kekeluargaan dan kebersamaan.Kegiatan ini juga melibatkan seluruh keluarga besar Kappija, baik internal maupun eksternal. Jadi bersiap-siaplah
Untuk tanggal pelaksanaannya, tunggu kabar selanjutnya via milis atau Website Kappija-21. Jangan pernah lupa update diri kita masing-masing dengan updated news dari Kappija-21 Jakarta ya... sering-seringlah berkunjung ke website kita dan bagi teman-teman yang tahu ada diantara kita yang belum bergabung dalam milis dan FB Kappija-21 dimohon dengan sangat supportnya untuk meng-invite atau menginformasikan alamat email teman-teman yang belum terdaftar tersebut kepada owner atau moderator, sehingga mereka juga mendapat hak yang sama untuk bisa mengakses kabar terbaru dari Kappija-21 Jakarta.
Gambatte !!!!!
Let’s create a better Indonesia to live |
posted by Unknown @ 15.51  |
|
|
|
|
| Musyawarah Daerah Kappija DKI |
 sumber: Esti Ani San, Pengda DKI
D'Cost Kemang, 07/03/09. Siang itu semilir angin yang sejuk nan lembut berhembus menyeruak ke seluruh penjuru D'Cost. Laksana tangan puteri dewata, ia membelai manja kehangatan suana temu kangen. D'Cost pun didaulat menjadi saksi bisu dikukuhkannya seorang panglima baru yang diharapkan mampu memicu dan membawa kappija DKI Jakarta kearah yang lebih baik.
Rasa kangen yang begitu menggunung setelah sekian lama tidak bertemu muka dan berkirim kabar tertumpah dalam "re-union kecil"anggota Kappija-21 Jakarta. Libur panjang ternyata tidak menyurutkan 20 orang dari lintas alumni untuk hadir, bertemu, dan berbagi cerita "rahasia" selama perjalanan di Jepang serta berkenalan dengan teman-teman baru yang selama ini hanya dikenal di "dunia maya". Rasa kangen ini pula yang tidak menyurutkan kami untuk juga membawa istri/suami dan anak-anak yang lucu yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari sepenggal cerita kehidupan kami. Perkenalan dari setiap orang menambah kami tahu dan mengenal dari dekat dan langsung tentang siapa, kapan tahun keberangkatan, grup apa, bekerja dimana sekarang dan masih banyak lagi.
Tidak sampai disitu saja, dengan satu niatan baik bahwa setiap pertemuan anggota kappija-21 pasti membawa pulang hasil, Mayoritas yang hadir sepakat untuk mengadakan pemilihan ketua dan pengurus inti Pengda/DPD DKI yang saat ini dalam kondisi "vacuum" baik secara organisasi maupun aktivitas.
Setelah melakukan sharing experience a-la Kappija maka dengan kesepakatan penuh yang hadir, terpilih Didi Diarsa (1997) seorang entepreneur muda, menikah dengan 3 orang anak dan tinggal di Depok sebagai Ketua. Mendampingi Didi adalah Sjahriati Rahmah atau yang lebih tenar dgn nama TJ (1996, Social Development) salah satu punggawa Protokoler Kepresidenan Sekretariat Negara RI sebagai sekretaris dan Esti Utami (2003) trainer muda di bidang Self Development & kini belajar menjadi pengusaha sebagai penjaga pundi-pundi DPD ke depan atau Bendahara.
Meskipun belum tersusun kepengurusan & program kerja tahunan secara lengkap, kami sempat memutuskan bahwa program kerja pertama adalah Donor Darah Bersama di PMI DKI Jakarta Jl. Kramat Raya 47-Salemba pada : Sabtu 21 Maret 2009, pukul 11 pagi. Sangat diharapkan partisipasi aktif dari seluruh anggota untuk hadir di PMI Salemba dan bersedia mendonorkan darahnya karena "Setitik darah Anda Bermanfaat Bagi Sesama".
Nah.. kepada seluruh civitas Kappija-21 di manapun berada kami mengundang semua teman-teman untuk hadir di acara perdana tersebut, karena setelah donor darah selesai, kami berencana untuk mengadakan pertemuan untuk membahas kepengurusan dan program kerja lengkap DPD DKI sekaligus lanjutan temu kangen yang lalu. Bagi yang tidak datang pada acara tanggal 7 Maret ini lanjutannnya, so.. datanglah.. biar tidak ketingalan berita. Bagi yang datang dan yakin belum berbagi cerita dengan maksimal ini wadahnya. Jadi mari beramai-ramai datang, donor darah, ketawa bersama, melepas rasa kangen, makan siang bersama dan yang pasti bayar masing-masing.
Mari kita bangun Kappija-21 menjadi sebuah organisasi yang credible and accountable... If there is a will there is a way.... |
posted by Unknown @ 15.29  |
|
|
|
|
| Irrashaimase |


Selamat datang di blog kappija dki Jakarta,sebuah blog tempat kita bisa saling share mengenai perkembangan organisasi kita tercinta,semoga bermanfaat |
posted by Unknown @ 15.10  |
|
|
|
|
| |
| About Me |
|
![]()
Name: Unknown
Home:
About Me:
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
|
| Shoutbox |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
| Sponsor |
|
Ads here
|
| Links |
- link 1
- link 2
- link 3
- link 4
|
| Powered by |
 |
|